1/24/2017

Untuk Selamanya Episode 16 ( Tayang Minggu, 22 Januari 2017 )


Waldo merasa sedih saat tiba di rumah baru mereka, nenang bertanya kepadanya kenapa bersedih, waldo melihat aryan tadi.

Nenang dan kulas menginginkan waldo untuk melanjutkan hidupnya tanpa aryan, namun waldo memutuskan untuk melanjutkan sekolah dan mencari pekerjaan.

Jenna dan chesca meletakan barang belanjaanya, ke belakang jok mobil namun, teradapat beberapa botol minuman, chesca pun mengingatkan jenna untuk berhenti minum.

saat mobil chesca melaju, dia melihat seorang lelaki ( zach ) yang turun dari mobilnya. mereka pun saling memandang.

Kepindahan rumah waldo di bantu oleh para tetangga untuk menurunkan barang2 mereka kedalam rumah.

Tristan, Aryann dan Rosing tiba dirumah baru mereka di Amerika. Rosing memuji keindahan rumah tersebut. Tristan meminta Aryann untuk santai dan beristirahat.

waldo memeberikan uang kepada dante tetangganya, dante meminta kembali uang yang diterimanya karena merasa kurang dan sudah membantu waldo, kulas melarang waldo untuk memberikan lagi uang, namun waldo memberinya, dan dante pun pergi.

chesca menolak ajakan zach yang ingin berbicara denganya saat mereka berada di kafe, chesca pergi dan bertabrakan dengan seorang lelaki yang sedang membawa air, laki2 itu berusaha membersihkannya dengan menyentuh bagian tubuh chesca, chesca menamparnya, dan zach pun menghajarnya.

aryan menjalani pemeriksaan kandungan, ia terkejut dengan hasil pemeriksaan dokter, bahwa bayi nya harus di oprasi karena memiliki lubang di jantunya.

waldo di saat hendak mau belajar, ia mendengar suara nyanyian dengan suara yang melengking, ia melihat keluar ternyata clarisa, saat clarisa menyadari bahwa dia merasa di perhatikan, akhirnya dia berhenti bernyanyi.

Tristan masih menenangkan Aryann yang terus menangis. Tiba2 Aryann merasakan sakit pada perutnya. Tristan pun memanggil perawat. Beberapa saat kemudian Aryann berjuang untuk melahirkan bayinya ditemani Tristan.

Aryann melahirkan bayinya tapi bertanya2 karena bayinya tidak bersuara sama sekali. Aryann menangis dan meminta Tristan agar menyuruh tim dokter untuk menyelamatkan bayinya. Rosing yang menunggu diluar pun menjadi sedih setelah mendapat informasi dari perawat. Rosing duduk di ruang tunggu dan berdoa. Seoranglelaki menghampirinya dan memberikan saputangannya, dia berbicara dalam bahasa inggris yang meruakan kelemahan Rosing. Karena itulah Rosing berbicara sebisanya dan meninggalkannya.

Dokter Webber memberitahu Tristan dan Aryann bahwa jantung bayi mereka bisa berdetak normal. Aryann dan Tristan pun bahagia mendengar berita ini dan berterimakasih.
Waldo masih saja menggoda Clarisa tentang suara nyanyiannya. Clarisa pun mnantang Waldo untuk bernyanyi juga, Waldo menolak dan Clarisa berjalan pergi. Waldo mengikutinya dan bertanya mengapa dia marah. Clarisa pun akhirnya mengetahui bahwa Waldo adalah tetangga barunya.

Tristan keluar ruangan dan Rosing menanyakan keadaan Aryann dan anaknya. Tristan pun menceritakan kondisi bayinya. Rosing menyemangati Tristan agar lebih kuat menghadapi semua. Tristan pun berkata akan melakukan apa saja demi bayinya.

Waldo berjalan pulang dan melihat Dante yang sedang mabuk memanggil Clarisa. Waldo pun menyadari Dante adalah ayah Clarisa. Clarisa yang mengetahui ayahnya sedang mabuk pun membawanya pulang.

Aryann sedang tertidur, Tristan menghampirinya dan membelainya. Aryann terbangun dan Tristan menanyakan keadaannya. Aryann menanyakan bayinya. Tristan berkata bahwa operasinya berhasil. Aryann pun bersikeras ingin melihat bayinya.

Tristan membawa Aryann ke ruang bayi. Aryann melihatnya dari jendela dan menangis bahagia melihatnya. Aryann pun berbicara pada anaknya agar kuat menjalani semua dan berjuang  untuk orangtuanya.

Jenna merasa marah memandangi ponselnya dan melemparnya karena Tristan tidak kunjung membalas pesannya dan bahkan emailnya. Pelayannya memintanya untu tenang tapi Jenna semakin gusar.

Tristan membuka laptop dan memeriksa email masuk dari Jenna, Tristan lalu menghubungi Jenna dan menanyakan masalah yang terjadi di perusahaaannya. Jenna menceritakan semua dan berkata tidak bisa mengurus semuanya sendirian.

Aryann sedang mencari2 nama yang sesuai untuk anaknya. Tristan datang dan setuju nama Michael Angelo untuk bayinya. Aryann lalu bertanya pada Tristan kapan Chesca akan menyusul mereka. Tristan berkata bahwa Chesca tidak akan datang dan mereka tidak bisa tinggal lama di Amerika dan harus segera kembali ke Filipina. Aryann pun memikirkan ucapan Tristan.

Kulas sedang bersiap2 akan mengecat rumah mereka dan membuatkan meja untuk dagangan Nenang. Dia tengah mengobrol dengan Nenang. Dante dalam keadaan mabuk mendatangi mereka dan bertanya. Dante berkata akan membuatkan meja untuknya tapi Kulas menolak. Dante pun mulai membuat masalah, Nenang pun menegurnya. Clarisa datang dan mengajaknya pulang setelah meminta maaf pada Kulas dan Nenang.

Aryann sedang mengobrol dengan Rosing, Aryann begitu bahagia dengan adanya Michael Angelo. Aryann berterimakasih atas semua pengorbanan Rosing untuknya.

Nenang dan Kulas tengah mebicarakan Dante sambil mereka menyiapkan makanan. King pulang dengan wajah kuyu. Kulas pun bertanya. King berkata bahwa dirinya harus membayar uang untuk ujian. Kulas menanyakan jumlahnya dan King menjawab memerlukan 4 rb peso. Nenang pun merasa bingung karena mereka juga harus membayar sewa rumah. Nenang dan Kulas pun memberikan uang yang mereka punya pada King. Waldo yang sedari tadi berada dibalik intu mendengar pembicaraan mereka dan menjadi sedih.

Aryann mencari2 Tristan, dia lalu melihat laptop Tristan dan teringat ucapannya kemarin. Aryann pun membaca email dari Jenna dan tertegun.

Clarisa sedang berjalan sendirian, dua orang ria yang sedang mabuk meminta uang kepadanya. Claisa menolak dan pria tersebut mengganggu laris. Waldo muncul dan Clarisa meminta tolong. Waldo pun menghajar kedua pria tersebut secara bergantian.

Aryann lalu mendengar bunyi ponsel Tristan dan menerimanya, Jenna menelpon dan menanyakan keuatusan Tristan tentang masalah perusahaan. Aryann hanya diam mendengarkan.

Waldo berhasil mengalahkan kedua pria mabuk tersebut hingga mereka lari tunggang langgang. Sementara Aryann masih terus mendengarkan pembicaraan Jenna. Tristan kemudian munucl dan mengambil ponselnya dari genggaman Aryann. Tristan berkata akan menelponnya lagi nanti. Tristan kemudian berdebat dengan Aryann tentang perusahaannya.

Load disqus comments

0 komentar